Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekarung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.
Hari pertama dia memaku 37 batang dipagar. pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku dipagar.
Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.
Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar. Hari hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.
Sang ayah membawa anaknya kepagar dan berkata : "Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar"
Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.
"kamu bisa menusukkan pisau dipunggung orang lain dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak perduli berapa kali kau meminta maaf / menyesal, lukanya tinggal. Luka memalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik".
Teman adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatku tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan.Mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukan kepada teman temanmu, betapa kau menyukai mereka.
"Keindahan Persahabatan adalah bahwa kamu tahu kepada siapa kamu dapat mempercayakan rahasia" ( Alessandro Manzoni )
4 komentar:
aku suka tulisan kaya gini. Inspiratif.. :)
perasaan pernah deh baca cerita ini...
pertama kali baca, aku langsung tertegun... mungkin sudah banyak orang yang luka terhadap perkataanku... :(
nice post sista ^_^
♥ Cobain: kalo sama aku suka juga ga?hahah :p
♥ Suci: iya itu emang Forward dari orang-orang, aku baca itu waktu th 2008 di emailku. terus aku post lagi di blog ku sekarang :D
- abis baca langsung inget sama kesalahan yang disengaja ataupun enga disengaja ke orang lain :(
oh gitu ya, pantes aja berasa de javu gitu, trnyata dr tahun 2008 toh...
aku suka kamu ngepost ini sista ^_^
Posting Komentar